6 Rukun Haji yang Tidak Boleh Dilewatkan, Insyaa Allah Mabrur!
Ibadah haji harus sesuai rukun yang ditentukan.-Pixabay-
JAKARTA, PostingNews.id - Sama seperti ibadah lainnya, ibadah haji juga ada rukunnya.
Rukun tersebut wajib dikerjakan sebagai syarat sah menunaikan ibadah haji. Andai salah satu rukun ini tidak dilakukan, ibadah hajinya dinilai tidak sah.
Mengutip dari buku Manasik Haji yang diterbitkan Kementerian Agama, ada 6 rukun haji yang wajib dikerjakan jamaah. Di antaranya:
BACA JUGA:Daging Kurban Dibagikan kepada Siapa Saja? Ini Golongan yang Berhak Dapat
1. Ihram
Ihram merupakan niat untuk menjalankan ibadah haji. Niat tersebut ditandai dengan penggunaan pakaian ihram dan membaca talbiyah. Jika ihram tidak dijalankan, ibadah hajinya tidak akan sah.
Untuk laki-laki, pakaian ihram terdiri dari dua lembar kain putih yang tidak berjahit. Sementara bagi perempuan, pakaian ihram menutup seluruh aurat kecuali wajah dan kedua telapak tangan.
Selain mengeakan ihram, jamaah juga membaca lafadz niat haji; Nawaitul hajja wa ahramtu bihi lillahi taala.
Beberapa larangan pun berlaku setelah jamaah berihram. Di antaranya; tidak boleh pakai wangi-wangian, memotong kuku, rambut, menggelar akad nikah, berhubungan suami-istri, menutup wajah dan lain-lain.
2. Wukuf di Arafah
Wukuf di Arafah merupakan puncak dari ibadah haji. Jamaah haji dari seluruh dunia bermunajat di padang Arafah pada 9 Zulhijjah mulai dari tergelincirnya hingga terbenamnya matahari.
Selama Wukuf, jamaah disarankan memperbanyak membaca talbiyah, dzikir, istighfar, tahlil, shalawat hingga membawa Alquran. Ibadah di atas bisa dilakukan sendiri maupun bersama-sama alias berjamaah.
3. Tawaf
Rukun haji selanjutnya adalah tawaf. Tawaf adalah rukun haji yang dilakukan dengan mengelilingi kakbah sebanyak tujuh putaran.
Temukan konten lifestyle.postingnews.id menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-