Jelang Wukuf, Jemaah Haji Diimbau Waspada Potensi Cuaca Ekstrem
Jelang wukuf, jemaah haji Indonesia diminta waspada potensi cuaca ekstrem. --
MAKKAH, PostingNews.id - Jelang wukuf, jemaah haji Indonesia diminta waspada potensi cuaca ekstrem. Hal itu disampaikan Menteri Agama Nasaruddin Umar.
Menag mengimbau jamaah haji Indonesia untuk lebih bijak menjaga stamina dan mematuhi arahan otoritas Arab Saudi, menyusul cuaca ekstrem di Makkah yang mencapai suhu lebih dari 50 derajat Celcius.
Imbauan itu disampaikan seusai simposium bersama Menteri Haji dan Menteri Kesehatan Arab Saudi yang membahas langkah-langkah perlindungan jamaah selama musim haji.
“Cuaca sangat panas, bisa mencapai 50 derajat atau lebih. Karena itu, jamaah dihimbau agar tidak banyak keluar, terutama di siang hari. Bahkan salat Jumat kemarin pun dianjurkan dilakukan di sekitar hotel saja,” kata Nasaruddin dalam keterangan resminya di Makkah, kemarin.
BACA JUGA:9 Imbauan Penting Jelang Puncak Ibadah Haji
Menag juga menyoroti kebiasaan sebagian jamaah yang memaksakan diri menjalankan ibadah sunah secara berlebihan, seperti umrah berkali-kali, yang justru berpotensi menguras energi menjelang puncak ibadah haji.
"Kita harus hemat tenaga untuk pelaksanaan haji yang utama, jangan sampai kelelahan hanya karena mengejar ibadah sunah," tegasnya.
Secara khusus, pada hari wukuf di Arafah nanti, jamaah diimbau untuk tetap berada di dalam kemah.
Aktivitas di luar kemah, termasuk kunjungan ke Jabal Rahmah, sangat tidak disarankan karena tingginya risiko kesehatan akibat suhu ekstrem.
Temukan konten lifestyle.postingnews.id menarik lainnya di Google News
- Tag
- Share
-